Langsung ke konten utama

Remember When


Seperti novel Winna Efendi yang sebelumnya seperti Refrain, Ai, dan yang lainya tentang sebuah kisah cinta yang simpel dan menarik. Remember When ini menceritakan kehidupan kisah cinta anak SMA yang tokoh sentralnya ada Moses, Freya, Gia, dan Adrian.

Moses, dia cowok yang sangat pintar selalu menjadi kebanggan guru maupun orangtuanya dan hidup di lingkungan yang berpendidikan, cowo yang satu ini sangat perfeksionis dalam suatu hal. Sifatnya yang kaku susah untuk mengekspresikan dirinya

Adrian, cowo ini berbeda 180 derajat sama sahabatnya (Moses), mereka sahabatan sejak kecil. Sifat Adrian yang fleksibel, easy going ini yang membuat perempuat banyak terpikat kepadanya. Apalagi dengan statusnya menjadi anak basket

Gia, cewe satu ini mungkin salah satu perempuan beruntung yang bisa mendapatkan Adrian, mereka tampak seperti pasangan Romeo dan Juliet. Gia si cantik yang ceria, dan populer itu dapat meluluh lantahkan hati Adrian

Freya, gadis yang pendiam, cuek, cewe anti sosial dan apa adanya ini bersahabat dengan Gia yang sifatnya berbalik darinya

Adrian berpacaran dengan Gia, Moses tidak mau kalah, dia pun berpacaran dengan Freya. Tentu saja tidak ada pasangan yang paling cocok disekolah itu selain mereka. Moses dan Freya yang dijuluki Mr dan Mrs Perfect ini sama sama selalu menjadi juara disekolahnya. Dulu pada saat MOS, moses menjadi peringkat pertama dan Freya yang kedua, mereka juga memiliki sifat yang sama. Berbeda dengan pasangan Adrian dan Gia, mereka yang selalu enjoy dan tingkah mereka selalu heboh

Freya yang sifatnya anti sosial tidak pernah mengenal betul Adrian pacar sahabatnya ini, walaupun mereka sering sekali double date. Hingga suatu hari, Adrian dan Freya keluar berdua karena Moses sibuk dengan bimbingan belajarnya dan Gia yang masih disanggar lukis. Awal mulanya Adrian tidak suka terjebak dalam situasi ini, karna Freya yang cuek tidak berbicara satu katapun sehingga mereka berdua canggung, tetapi lama kelamaan Adrian menaruh ketertarikan terhadap Freya, karena Freya tidak freak seperti yang Adrian bayangkan. Dan Adrian merasa nyaman di dekat Freya, selain pacarnya sendiri

Hari demi hari ada kakacauan pada mereka berempat, Freya sudah mulai tampak jenuh dengan Moses karna sifat Moses yang kaku dan cenderung begitu saja hubunganya. Dan Adrian yang merasa hubunganya sudah tidak sehat, karna kebohongan yang ia tutupi. Freya dan Adrian yang mulai tampak memiliki ketertarikan satu sama lain. Adrian yang tak kuasa menutupi kebohonganya pun bercerita jujur terhadap Gia, Gia yang sangat menyayangi Adrian sangat terpukul atas pengakuan Adrian. Posisi Freya pun juga serba salah, Freya yang memiliki perasaan sayang terhadap Moses walaupun Moses bukan pria yang diidamkannya, tetapi dia tak ingin menyakiti Moses. Dan Freya tidak mau menyakiti hati sahabatnya sendiri, Gia. Freya tau betul bahwa Gia sangat menyayangi Adrian sampai dia tidak akan bisa hidup tanpa Adrian itu, mereka bersepakat melupakan perasaan yang terjadi dan Adrian berjanji akan kemabali ke Gia, tetapi Adrian mengingkarinya, bahkan dia menceritakan semua perasaanya ke Gia terhadap Moses. Moses pun marah dan menghajar Adrian

Semenjak kejadian itu, hubungan mereka semakin merenggangang. Gia tidak pernah berhubungan dengan Freya lagi, Gia lebiih sering berkumpul dengan geng eksis lainya. Moses pun lebih fokus belajar dan tidak berhubungan dengan Adrian lagi

Waktu terus berjalan dan hari kelulusan akhirnya tiba. Lagi lagi Moses mendapat nilai terbaik di sekolahnya. Pada saat itulah, Moses bertekad bulat untuk meminta maaf pada Freya, memaafkan Adrian dan berusaha mengembalikan persahabatannya dengan Adrian yang sempat mati agar bisa bersemi kembali.
Hubungan Freya, Moses dan Adrian kembali normal sebagaimana layaknya teman. Freya dan Moses yang sama-sama satu universitas dan satu jurusan kedokteran telah menjalani hidup sebagai sepasang sahabat dekat. Sedangkan Gia dan Adrian, mereka melanjutkan pendidikannya di London. Gia yang masuk ke jurusan Seni dan Adrian di bidang bisnis. Berjalannya waktu, Gia sudah mulai mengerti perasaan Adrian pada Freya. Gia akhirnya memutuskan hubungannya dengan Adrian dan merelakan Adrian untuk mengejar cintanya pada Freya. Adrian pun akhirnya kembali ke Indonesia untuk Freya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku baca buku karena aku suka, bukan karena aku mengharap suatu penilaian dari orang-orang di sekitar aku. Bukan karena aku ingin dianggap hebat atau pintar atau berpendidikan atau beradab cuma karena udah baca sebuah karya sastra.

Review: The Conjuring

Hayo siapa yang udah nonton film yang sangat menguji keberanian ini? Pasti udah banyak kan yang nonton film ini? Film yang menjadi omongan di berbagai media social ini memang cocok sekali kalau dikatakan film terseram abad ini. Film ini juga mengambil cerita sebuah boneka yang sudah melegenda di wilayah Eropa dan Amerika ini , yakni boneka yang diberi nama Annabelle . Film ini memang mengambil cerita seperti Insidious yakni tentang pengusiran makhluk halus dari rumah angker. Nih cover nya Cover nya aja udah serem, gimana film nya coba wkwk.. Sinopsis: Cerita ini terjadi pada tahun 1971 . Berawal dari sepasang suami-istri yang berprofesi sebagai paranormal investigators Ed  (Patrick Wilson ) dan Lorraine Warren ( Vera Farmiga ) yang sedang menangani sebuah boneka yang memiliki kekuatan supernatural yakni Boneka Annabelle , tanpa dijelaskan bagaimana boneka itu berhasil diamankan dan disimpan di rumah keluarga Warren dengan ruangan khusus .  Berbulan-bul...